PENGAJIAN KH. AHMAD ROZIQIN, Lc

suasana pengajian kitab Fathul Qorib oleh KH. Ahmad Roziqin, Lc. di Ndalem utara.

MAULIDIYYAH MALAM JUM'AT

Jam'iyyah Hadhroh PP Daruttauhid Al Alawiyyah pada acara rutinan Maulid Nabi Malam Jum'at.

PERPUSTAKAAN PP DARUTTAUHID AL ALAWIYYAH

salah satu bagian dari perpustakaan PP Daruttauhid Al Alawiyyah.

PERPUSTAKAAN PP DARUTTAUHID AL ALAWIYYAH

Seorang santri sedang mencari kitab di perpustakaan.

MUSYAWAROH DINIYYAH

beberapa santri sedang Bahtsul Masaal Diniyyah. Kegiatan rutunan PP Daruttauhid Al 'Alawiyyah.

MUSYAWAROH DINIYYAH

Musyawaroh Gabungan MAT Daruttauhid dan PP Daruttauhid Al 'Alawiyyah Jepara

LOMBA MQK 2014

Para Santri PP Daruttauhid yang mengikuti MQK Kabupaten Jepara tahun 2014

MUSABAQOH PERINGATAN MAULID NABI KE 2 TAHUN 1436

Acara Musabaqoh atau perlombaan Cerdas Cermat Peringatan Maulid Nabi Tahun 1436 yang ke 2

Selasa, 24 Maret 2015

KH. AHMAD JAUHARI Sejarah Singkat dan Keberhasilan Mendidik Santri dan Putra-Putranya.

Disusun dalam rangka Haul KH. Ahmad Jauhari yang ke-16

Pendiri PP Daruttauhid Al ‘Alawiyah
 Potroyudan-Jepara
tanggal 24 Maret 2015
Oleh: Kang Abdi

Pendahuluan
Bertepatan acara haul yang ke 16 wafatnya mbah kyai haji Ahmad Jauhari, alfaqir menulis secara singkat sejarah keberhasilan perjuangan almaghfurulah khususnya terkait dengan penyebaran dakwah Islamiyyah melalui jalur pendidikan Islam di pondok pesantren Daruttauhid Al ‘Alawiyyah yang meliputi:
1. Apa latar belakang pendidikan mbah Johar sehingga menjadi sosok kyai langka yang sukses dalam berdakwah di pesantren?
2. Apa kegiatan di PP Daruttauhid Al ‘Alawiyyah pada masa dan setelah mbah Johar?
3. Bagaimana mbah Johar mendidik putra putrinya?

Latar Belakang Pendidikan Mbah Johar
Pondok pesantren DARUTTAUHID AL ‘ALAWIYYAH didirikan oleh si mbah KH. Ahmad Jauhari. Beliau adalah seorang Kyai yang langka,  disamping beliau hafal Al Qur’an dari mbah KH. Arwani seorang Kyai kharismatik dari Kudus, beliau menguasai banyak bidang ilmu agama Islam nahwu shorof (ilmu alat) pada umumnya, khususnya kitab Alfiyah ibnu Malik beliau berguru dari KH. Bisri Mustafa, ulama terkemuka pada zamannya, dengan metode "endi kapan. . . . . . . . . sing mesthi. . . . .", ilmu fiqih, qoidah fiqhiyyah. Ushul fiqih dari si mbah KH. Zubeir Dahlan Sarang Rembang yang sangat alim dalam bidang fiqih (hukum Islam), ilmu tasawuf dari si mbah KH. Muhammadun Pondoan Tayu. Disamping itu, beliau juga berguru kepada banyak Kyai di Jawa, termasuk mbah Fadlol Senori Tuban, Mbah Dalhar Watucongol Magelang.
Beliau tidak hanya berguru diJawa, tapi beliau juga belajar tafsir, hadits, tasawuf dan lain sebagainya dengan ulama ulama terkemuka di Mekkah terutama dengan maha guru, Imam Ahlus sunnah wal jamaah, Abuya Sayyid Muhammad Alawy Al Maliky.
Sepulang dari Makkah, dengan fadlol Allah serta barokah dari maha guru Abuya Sayyid Muhammad Alawy Al Maliky, Beliau mendirikan Pondok Pesantren DARUTTAUHID AL ‘ALAWIYYAH sebagai wadah tafaqquh Fiddiiin untuk para santri.
Selama hayatnya beliau menghabiskan waktu untuk mengabdikan ilmu nya untuk disebar luaskan ke masyarakat, terlebih kepada para santri yang belajar mengaji di pondok pesantren. Beliau mengajarkan beberapa bidang ilmu agama di pesantren.

Tafaqquh Fiddiiin di PP Daruttauhid Al ‘Alawiyyah  pada masa KH. Ahmad Jauhari
- Tafsir : Tafsir Jalalain
- Hadits : Hadits Tajridush Shorih   dan  Riyadlus Sholihin
- Fiqih : Fathul qorib, fathul Mu'in dan Zubad
- Tasawuf : Ihya Ulumuddiin
- Nahwu : Alfiyah ibnu Malik
- Shorof   : Nadlom Maqsud
Dibantu para santri senior yang turut mengajar Jurumiyyah, Umrithy, Nadlom Maqsud, Qowaidul I'rob dan lain sebagainya.
Aktivitas Ruhaniyyah
Beliau tidak hanya mendorong santri untuk tafaqquh fiddiiin, Beliau juga mengharuskan para santri agar senantiasa membaca Wirdul Latif yang dibaca setiap habis sholat subuh dan nadom Burdah yang dibaca pada malam Jum'at di samping  maulid  dan sholawatan terlebih saat membangun pesantren.
PP Daruttauhid Al ‘Alawiyah Pasca Mbah Johar
Sepeninggal romo Kyai Ahmad Jauhari rohmatullahu alaih, alhamdulillah pondok pesantren DARUTTAUHID AL ALAWIYYAH atas anugerah Allah ta'ala tetap bisa berjalan dengan baik, kegiatan kegiatan yang dilaksanakan pada masa romo KH. Ahmad Jauhari tetap bisa dipertahankan, meskipun ada penambahan kegiatan, program tahfiidlul Qur'an untuk santri putri misalnya.
Pondok Pesantren DARUTTAUHID AL ALAWIYYAH dilanjutkan putra putranya dibawah kepemimpinan KH. Mundziri Jauhari putra pertamanya yang sejak masih kecil diasuh dan di didik langsung oleh ayahanda KH. Ahmad Jauhari, kemudian melanjutkan ngaji di pp. Al Anwar Sarang dan 15 tahun di Makkah di bawah bimbingan maha guru yang sangat alim dan sholeh. imam Ahlus sunnah wal jamaah, qutbul Aulia, Abuya Sayyid Muhammad Alawy Al Maliky.
Adapun kegiatan kegiatan yang selama ini berjalan sebagai berikut:

Tafaqquh Fiddiiin di PP Darutauhid Al ‘Alawiyyah pasca KH. Ahmad Jauhari
KH. Mundliri Jauhari mengajarkan berbagai macam bidang ilmu agama: diantaranya adalah,
- Tafsir: Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Kastir dan tafsir Khozin.
- Hadits: Hadits Shoheh Bukhori, Shoheh Muslim, Al Jami’us shoghir, Al targhib wa al tarhib, Riyadlus sholihin, Khosois al Ummah muhammadiyyah, Bulughul Marom, Abi Jamroh
- Ilmu Tafsir: Qowaid Asasiyah fii ulumil Qur’an
- Mustholah Hadits: Qowaid Asasiyyah fii Ulumil Hadits, Almanhalul Latif
- Siroh: Tariikhul Hawadist, Mukhtashor alsiroh Ibnu Hisyam
- Konsep Ahlus sunnah waljamaah: Mafaahim Yajibu Antushohhaha
- Tasawuf: Mukhtashor Ihya Ulumuddin, Minhajul Abidin
-  Faroidl (ilmu warist)
- Nahwu: Alfiyah Ibnu Malik
Disamping beliau mengaji bersama santri, Beliau juga menyediakan pengajian kitab salaf  (kuning)  secara umum ,untuk masyarakat, Alumni lintas pesantren dan santri yang dilaksanakan  pada:
- malam Ahad habis Maghrib kitab hadits Shoheh Bukhari dan Mafahim (konsep Ahlus sunnah wal Jamaah).
- Jum'at dan Ahad pagi jam 08: 30 – 10 : 30 (kitab Tasawuf) Mukhtashor Ihya, Tafsir Jalalain, Hadits Khoshois Muhammadiyyah dan Siroh Nabi
Yang ikut membantu mengajar adalah para santri senior, di antaranya adalah kang abdi Ahmad Roziqin yang pernah ngabdi alib, bak, tak pada maha guru si mbah KH. Maimun Zubeir Sarang Rembang dia  mengajarkan beberapa bidang  ilmu:
- Tafsir: Tafsir Jalalain dan Tafsir Ayatul Ahkam
- Hadits: Riyadlus Sholihin, Khosoisul Ummah Almuhammadiyyah, Abi Jamroh, Tanqihul Qoul, Nashoihul Ibad, Arbain Nawawi
- Aqidah: Aqidatul Awam, Tijan Durori, Bad’ul Amali.
- Fiqih: Safinatun Naja, Sullam Taufiq, Fathul Qorib, Matan Zubad, Fathul Muin, Tuhfatut tullab, Minhajut Tholibin
- Usul Fiqih: Tashilut Thuruqot
- Qowaid Fiqhiyyah:  Faroidul Bahiyyah
- Tasawuf: Bidayul Hidayah, Ta’limul Mutaallim, Hidayatul Adzkiya dan Qomi’ut thugyan
- Nahwu : Matan Jurumiyyah, Nadlom Umrithi, Alfiyah ibnu Malik
- Shorof : Amsilah Tashrifiyyah, Nadlom Maqsud
- Balaghoh: Hushnush Shiyaghoh, Jauhar Maknun
- Mantiq : Sullam Munawwaroq
Ada beberapa santri  lain yang juga turut membantu mengajar beberapa bidang ilmu, baik itu nahwu yang meliputi Jurumiyyah, Umrithi, Alfiyyah, shorof Amstilah Tashrifiyyah, fiqih Safinah, Sullam Taufiq, hadits Riyadlus Sholihin, Irsyadul Ibad dan lain sebagainya.
Pengajian kitab kuning di pondok pesantren DARUTTAUHID AL ‘ALAWIYYAH dibuat klasikal, baik yang dilaksanakan setelah sholat Subuh, Ashar dan Maghrib.
Pengajian diikuti semua santri, baik putra maupun putri, kecuali bagi santri yang mengikuti program tahfiidlul Qur'an, mereka dibebaskan tergantung kemampuan dan mampu mengatur waktunya.
Untuk tahfidlul Qur'an diasuh oleh ibu nyai hj. Vida Atiya putri KH. Kamil Ahmad lulusan Pondok Pesantren Yanbu'ul Qur'an Kudus yang pernah meneruskan belajar kitab di Matholiul Falah Kajen dan Al Anwar Sarang Rembang, beliau adalah istri KH. Mundziri Jauhari dan dibantu ibu nyai hj. Laila Maghfiroh lulusan Pondok Pesantren Al Qur'an Gleget Mayong, putri KH. Ahmad Jauhari yang ke tiga yaitu istri kang abdi Ahmad Roziqin.
Aktivitas ruhaniyyah pasca KH. Ahmad Jauhari
- Bakda jamaah  Maghrib para santri bersama sama membaca Rotib Haddad
- Bakda jamaah Isya’ santri membaca  Rotib Athos atau sholawatan
- Bakda jamaah subuh santri membaca, Wirdul Latif, Rotib Athos, Hizb Nawawi, Sakron, Fawatih dan Yasin
- Khusus subuh hari jumat wirid sama seperti biasa ditambah dlikir, sholawatan, surat Kahfi dan khataman Al Qur’an per juz dan  sholat Isyroq.
- Bakda  Ashar santri membaca hizib Bahr
- Khusus  Jum'at ditambah membaca Jaliyatul Kadar tawassul shohabat badar dan dlikir setengah jam menjelang Maghrib.
- Khusus malam Jum'at setelah maghrib, membaca Rotib Haddad bersama, Yasin Fadlilah, sholawat Muhammadiyah, Mudloriyyah dan Nadlom Burdah. Setelah Isya' membaca maulid dilanjutkan sholat tashbih dan memperbanyak membaca sholawat Munjiyat, dan atau membaca Dalail khoirot bagi yang senior.

MA TERPADU DARUTTAUHID
Madrasah Aliyah Formal  100 % umum dan 100 %agama, yaitu (100%  kurikulum pemerintah diajarkan) dan (100% semua bidang  ilmu agama dari kitab klasik / kuning juga diajarkan).
MA TERPADU DARUTTAUHID ini merupakan pengembangan sekaligus penguatan pendidikan Islam yang berada dibawah naungan PP Daruttauhid al ‘Alawiyah potroyudan Jepara yang didirikan oleh KH. Ahmad Jauhari, dibawah pengawasan Abuya Sayyid Muhammad Alawy Al Maliky dalam wadah HAI’AH ASH SHOFWAH ALMALIKIYYAH, dengan harapan agar para santri MA TERPADU DARUTTAUHID berakhlak mulia, mempunyai moralitas yang tinggi, mandiri, menguasai kitab klasik/ kuning dan tidak ketinggalan iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi) sehingga bisa menjadi pewaris para nabi, ulama salafus sholeh yang mampu memberi manfaat bagi agama, masyarakat, nusa dan bangsa.
MBAH KH. AHMAD JAUHARI dan PENDIDIKAN KELUARGA
  Kyai teladan yang tidak kapok menjadi santri dan tidak kapok menjadi Kyai.
  Beliau bersama istrinya yang tercinta yaitu ibu nyai Hj. Farida Jauhari tidak berhenti untuk membimbing dan mendidik putra-putrinya di pondok pesantren, sehingga menjadi orang orang yang bermanfaat bagi agama Islam, masyarakat, nusa dan bangsa.

PUTRA PUTRI KH. AHMAD JAUHARI DENGAN IBU NYAI HJ. FARIDA JAUHARI
1. KH. MUNDZIRI JAUHARI 41 th, Alumni pp. Al Anwar Sarang, pesantren Abuya Sayyid    Muhammad Alawy Al Maliky 15 tahun di Mekkah, Pengasuh pp. Daruttauhid al ‘Alawiyah sekarang, dengan istrinya ibu nyai Hj. FIDA Atiya, 36 th, (hafidloh), mempunyai 4 anak (Muhammad Alawy, Hubabah Fatimah, Ahmad dan Hubabah Khadijah).
2. IBU NYAI HJ. AMALIYA HIDAYAH, 39 th, (hafidloh) istri KH. Ahmad Miladi 44 th, pengasuh PP. Salsabila Bogor, pembina dakwah  dan pembimbing haji dan Umroh Ibnu Sina, mempunyai 4 anak (Ilham Baihaqi, Nahji Robbany, Ahda Sabila dan Aliya Mumtaz).
3. Ibu nyai Hj. LAILA MAGHFIROH, 35 th, (hafidloh) dengan alfaqir kang abdi ahmad roziqin (50 th), alumni PP TBS Kudus,  PP Al Anwar Sarang Rembang dan universitas Al Azhar Mesir, abdi dalem PP Daruttauhid Al Alawiyah, mempunyai 4 anak (Lubab Muhammad,  Ahla Roihana,  Aniqo. Rosyida dan Asma' Rofida)
4.  KH. MUHAMMAD MAIMUN, Lc, (30 th), alumni PP Al Anwar Sarang, Universitas Damaskus Siria, suami Ning Aunun Nailil Himma, (21 th), putri KH. Mahfudl Sobari,  pengasuh PP. Riyadlul Jannah Pacet Mojokerto, mempunyai 2 anak (Muhammad Fajrul Abid, Maqdis Samiya).
5. Ustadz H. ABDURRAHMAN, (29 th), Sarjana Psikologi Universitas Negeri Malang, Alumni PP TBS Kudus, PP. Nurul Haromain Pujon Malang, sampai sekarang masih belajar mengaji di pesantren Abuya Sayyid Ahmad Muhammad Alawy Al Maliky Makkah.
6. Ibu Nyai AFRO' TSUROYYA (26), (hafidloh), dengan KH. Ibnu Hajar, (43 th), Alumni PP. Situbondo dan  pesantren Abuya Sayyid Muhammad Alawy Al Maliky  selama 15 tahun di Mekkah, pendiri dan pengasuh PP. Fathul Bary, Krian Sidoarjo  mempunyai 3 anak (Arwa Bahiyya, Muhammad Hasan Maliky dan A'isyah Albatuul)

Kesimpulan
Keberhasilan mbah Johar dalam berdakwah terlebih di pesantren  tidak lepas dari kegigihan dan  kesungguhan beliau dalam menuntut ilmu dari banyak kyai, masyayikh dan barokah dari Abuya Sayyid Muhammad Alawi Almaliky.
Pada masa setelah wafatnya mbah Johar, dakwah lewat pendidikan pesantren yang dikelola oleh putra putrinya mampu mempertahankan tradisi lama yang berjalan pada masa mbah Johar serta meningkatkan kreatifitas dan kwalitas pretasi santri.
Pendidikan mbah Johar kepada putra putrinya relative sukses dan patut diteladani sehingga menghantarkan semua putra putrinya menjadi anak sholeh dan sholehah dan mampu melanjutkan perjuangan mbah Johar dalam mengembangkan dakwah islamiyyah untuk mencari ridlo Allah ta’ala.
Menghimbau kepada semua alumni dan santri ikut berpartisipasi dengan memasukkan putra putrinya, kerabatnya, tetangganya dan yang lain, ke dalam pondok pesantren Daruttauhid Al ‘Alawiyyah terlebih ke dalam MA TERPADU DARUTTAUHID yang merupakan bukti hormat dan ta’dlim kepada maha guru kita mbah Johar rohmatullahu alaih.
Semoga senantiasa Allah ta’ala memberikan barokah dan manfaat kepada kita, anak-anak kita. amin yaa robbal alamin.

Minggu, 25 Januari 2015

Musabaqoh Maulid Nabi Ke 2 Tahun 1436






Malam sabtu kemarin, 3 Robi'ul Akhir 1436 H. atau 24 Januari 2015 M, adalah puncak acara Musabaqoh PP Daruttauhid Al 'Alawiyyah dalam rangka memperingati Maulid Nabi yang ke-2. Acara kami laksanakan mulai hari Senin 28 Robi'ul Awwal 1436 H. atau 19 Januari 2015. Karena kegiatan pesantren sampai larut malam akhirnya, acara hanya sambutan ketua pondok dan langsung penyerahan hadiah Musabaqoh. 

Dalam musabaqoh ini, kami melihat berkembangan para santri rata-rata cukup baik, meskipun ada sebagian yang kurang baik, sehingga kami berharap tahun ini bisa menjadi juara umum di tingkat kabupaten. Tahun 2014 kemarin kami berada diperingkat 3 setelah Darul Falah Amtsilati Bangsri dan Roudlotul Mubtadi'in Balekambang. Doa dari antum adalah harapan kami. 

Berikut adalah juara musabaqoh PP Daruttauhid Al 'Alawiyyah yang ke 2.
Muhafadhoh Jurumiah, juara 1. Muhammad Fawzy Umam, 2. Ahmad Kholil, 3. Ahmad Ulil Abshor. 
Muhafadhoh Umrithi, 1. Muhammad Maimun Fahmi, 2. Khoirul Umam, 3. Sa'dun. 
Muhafadhoh Alfiah, 1. Ahmad Dani Aal Basyir, 2. Muhammad Roziq Hamdani, 3. Romad Julianto Sholihin. 

Membaca Kitab Safinatun Najah, 1. Utsman Jayadi, 2. Ahmad Hakim Assyafuq, 3. Syafiqurrohman Azzamzami. 
Membaca Kitab Sulam Taufiq, 1. Khoirul Umam, 2. Maimun Fahmi, 3. Muhammad Tamsil Kamali.
Membaca kitab Fathul Qorib, 1. Muhammad Roziq Hamdani, 2. Muhammad Yusuf, 3. Rohmat Julianto Sholihin. 

Lomba Khithobah, 1. Muhammad Roziq Hamdani, 2. Maulana Khizbz'ul Izza, 3. Rohmat Julianto Sholihin. 

Lomba Cerkas, 1. Kelompok D, terdiri dari 1. Rohmat Julianto Sholihin, 2. Khorul Umam, 3. Ahmad Hakim Assafuq. 2. Kelompok A, terdiri dari 1. Muhammad Roziq Hamdani, 2. Fikri Maulana 3. Muhammad Fawzy Umam. 

Kebersihan Kamar diraih Kamar 3 Alfirdaus. 

Lomba Pecah Air, 1. Muhammad Rifqi Alfariz, 2. Rohmad Julianto Sholihin, 3. Hasbulloh. 

Lomba Makan Krupuk, 1. Muhammad Nur Ikhsan, 2. Muhammad Nur Rochim, 3. Hasbulloh.

Lomba Futsal, 1. Kelompok Hidayatul Musthofa (+Ahmad Kholil, Bahauddin Kamal, Syarif, Wafi Falahunnafi, Ahmad Efendi, Afif Zubaidi) 2. Kelompok zaenal Mabrur (+Khoirul Umam, Hasan Shidiq, Reza Rahmadi, Fawzy Umam, Ahmad Hakim Assyafuq, Ahmad Dani Aal Basyir)) 3. Kelompok Ali Mustaqim (+Ahsana Taqwim, Muhammad Faizin, Tamsil Kamali, Zaki Mubarok, Rifqi Alfariz, Utsman Jayadi).

Album Foto bisa dilihat Halaman Facebook PP. Daruttauhid Al Alawiyyah Jepara

Kamis, 20 November 2014

Pengajian Fathul Qorib bersama KH. Ahmad Roziqin, Lc


Para santri Pondok Pesantren Daruttauhid Jepara tiap Maghrib selain malam Jum’at dan malam Ahad akan mengikuti pengajian kitab Fathul Qorib sebagai kitab pokok dan satu kitab selingan yang berganti jika sudah hatam. Saat ini yaitu kitab Ta’lim Muta’allim. Jika sudah hatam akan ganti kitab lain, seperti Nashoih Diniyyah, Qomiut Tughyan, Bidayatul Hidayah dan lainnya. Pengajian ini diasuh langusung oleh Pengasuh Pondok pesantren Daruttauhid Al ‘Alawiyyah yaitu Romo Yai KH. Ahmad Roziqin, Lc. Pengajian bertempat di Ndalam Utara atau kediaman Romo Yai. Di tempat inilah evaluasi belajar dilakukan. Di sini satri akan diuji kemampuan membaca kitabnya, sampai seberapa ilmu yang diserap selama tinggal di pesantren. Pengajian biasanya dimulai setelah sholat Maghrib sampai dengan pukul 20.00 WIB. Setelah itu dilanjutkan Sholat Isya’ berjamaah ditempat mengaji dan dilanjutkan kegiatan yang lain.  

Rabu, 19 November 2014

MAULIDIYYAH MALAM JUM'AT




Di Pondok pesantren Daruttauhid Al ‘Alawiyyah, setiap malam Jum’at diadakan pembacaan sejarah Nabi  Muhammad Shollallohu ‘Alaihi wasallam, atau yang biasa disebut Maulid Nabi. Maulid yang dibaca selalu berganti tiap malam Jum’atnya, Yaitu antara Maulid Ad Dayba’i, Maulid Al Barjanzi, Maulid Al ‘Azab dan Maulid Shimthud Duror atau Maulid Al Habsyi. Semua mauled dibaca. Ini dilakukan agar mendapat berkah dari semua pengarang Maulid dan juga agar santri dapat menguasai semua, tidak fanatik atau Cuma bisa saitu Maulid saja. Setiap santri akan mendapat giliran, tiap Malam Jum’at yang membaca selalu berganti  sampai semua santri sudah pernah membaca kemudian kembali ke awal dan seterusnya.
Sebagai iringan maulid, di Pondok pesantren Daruttauhid Al ‘Alawiyyah juga ada Terbangan. Bagi santri yang berminat, akan diberi kesempatan untuk berlatih dan tampil memainkan terbang saat maulid. Selain saat maulid, acara Terbangan juga pada saat Ahad Bagi, yaitu saat pengajian untuk masyarakat sekitar pesantren. Sebelum Romo Yai datang, maka para santri membacakan beberapa lagu terbangan sampai Romo Yai berada di tempat mengaji.
Untuk pelaksanaan pelatihannya yaitu pada hari Ahad Pagi setelah Pengajian dan Juga Jum’at setelah Sholat Jum’at  bagi yang tidak mengikuti pada Hari Ahad Paginya. Pelatihan ii tidak bisa berjalan dengan baik karena sering ada acara yang selalu ada saat Jum’at siangnya. jika tidak ada Udzur, pelatihan akan dilaksanakan di Pesantren gedung timur.
Acara ini sebagai acara hiburan bagi santri PP Daruttauhid khususnya MAT Daruttauhid Jepara.

TATA TERTIB PP. DARUTTAUHID AL ‘ALAWIYYAH

 
 TATA TERTIB PP. DARUTTAUHID AL ‘ALAWIYYAH POTROYUDAN JEPARA
ATURAN UMUM
 1. Mengamalkan ajaran Al Qur’an Al Karim, mengikuti sunnah (ajaran) Rosululloh shollallohu 'alaihi wasallam dan salafussholih.
 2. Mematuhi seluruh tata tertib pesantren selama menjadi santri.
 3. Ta’dhim dan berkhidmah kepada para ulama’ dan asatidz.
 4. Menjaga nama baik pesantren.
 5. Berakhlak mulia.

 KEWAJIBAN
 1. Mengikuti dars (ngaji) yang telah ditetapkan.
 2.Mengikuti jama’ah Sholat fardhu di musholla dan tidak keluar dari musholla sebelum pembacaan aurod selesai.
 3.Mengikuti setiap kegiatan yang telah ditetapkan pesantren; seperti pengajian Al Qur’an, Muhafadhoh, Musyawaroh, Maulid, Khithobah dan lain sebagainya.
 4. Menjaga kebersihan, ketertiban dan keamanan pesantren dan ndalem.
 5. Berada di tempat dars masing-masing sebelum ustadz datang.
 6. Tidur malam pada jam 11 malam dan bangun setengah jam sebelum shubuh.
 7. Memakai kemeja dan peci ketika berada di luar lingkungan pesantren.
 8. Mengenakan pakaian yang sopan ketika berada di lingkungan pesantren.
 9. Tidur dengan mengenakan celana panjang dan menyalakan lampu tidur.
 10. Mendaftarkan diri kembali apabila pulang lebih dari tiga bulan berturut-turut.
 11. Izin apabila pulang atau meninggalkan pesantren.
 12. Izin apabila kerja melebihi waktu yang telah ditentukan (sampai dhuhur)
 13. Izin apabila mengikuti kegiatan di luar pesantren.
 14. Ziarah kubur setiap kamis sore.
 15. Membaca Al Qur’an atau belajar sepuluh menit sebelum maghrib.

 ANJURAN
 1. Memakai baju putih ketika jama’ah dan dars.
 2. Tidak berpakaian merah atau hitam.
 3. Membaca pujian sebelum sholat.
 4. Para tamu jika datang ke pesantren diharapkan berpakaian sopan dan menutup aurot.

 LARANGAN
 1. Melanggar syari’at Islam.
 2. Merokok.
 3. Membawa alat elektronik.
 4. Ngampung (bergaul bebas/ tinggal dengan warga kampung).
 5. Menjalin hubungan khusus dengan lain jenis atau sesama jenis.
 6. Ghosob.
 7. Keluar lingkungan pesantren setelah pukul 11 malam.
 8. Berbicara keras (gaduh) setelah pukul 11 malam.
 9. Masuk komplek pesantren putri tanpa izin.
 10. Menonton bioskop atau pertunjukan lainnya.
 11. Bermain PS dan sejenisnya.
 12. Membawa gambar atau bacaan yang tidak wajar.
 13. Menonton televisi di tempat tetangga.
 14. Tasyabbuh bilfusaq (meniru perbuatan atau ucapan orang yang tidak berakhlak).

 SANKSI
 1. Ditegur
 2. Dita’zir
 3. Digundul
 4. Diskors
 5. Dikeluarkan dari pesantren
Jepara, 17 Robi’ul Awwal 1431 H./ 3 M a r e t    2 0 1 0 M

. Mengetahui Pengasuh 
PP. Daruttauhid Al ‘Alawiyyah 


 KH. Ahmad Roziqin                              KH. Mundziri Jauhari


Jumat, 07 November 2014

Bahtsul Masail Tengah Tahun Pertama MAT Daruttauhid dan PP Daruttauhid Al 'Alawiyyah

Tadi malam kami telah menggelar bahtsul masail tengah tahun yang pertama bersama dengan MA Daruttauhid Jepara. Acara tersebut memang dalam lingkup lingkungan sendiri, namun kami buat seolah-olah acara tersebut adalah acara resmi yang dihadiri pesantren atau tamu dari luar pesantren. Acara tersebut dimulai pukul 20.30 WIB sampai dengan pukul 00.30 WIB di Musholla Roudlotul Jannah PP Daruttauhid Al ‘Alawiyyah Potroyudan Jepara. Dengan menghadirkan alumni yang sudah berpengalaman dan juga pengasuh, acara tersebut membangkitkan semangat para santri dalam mendalami kitab kuning khususnya kajian fiqih. Acara tersebut dimaksud agar semua santri tahu bagaimana prosesi Bahtsul Masail yang ada di luar pesantren atau di beberapa lembaga Bahtsul Masail. karena selama ini yang mengikuti atau yang menghadiri undangan Bahtsul Masail hanya beberapa santri senior saja, sehingga yang junior belum begitu paham. Harapan panitia adalah semua santri baik yang senior atau yang yunior bisa lebih giat dalam belajar dan mendalami ilmu agama khususnya dengan ilmu fiqh atau ilmu yang sering berhubungan dengan masyarakat. Kalau tidak ada halangan, akhir tahun kami akan mengadakan acara serupa dengan mengundang pesantren di kawasan Jepara kota. Dan saat gedung MA Terpadu Daruttauhid Jepara, sudah Jadi kami akan mengundang pesantren di eks. Krasidenan Pati.

Sabtu, 03 Mei 2014

Lomba MQK Tingkat Kabupaten Jepara 2014


Hari Jum'at kemarin, 2 Mei 2014, kami mengikuti acara Musabaqoh Qiroatul Kutub yang diadakan oleh Kementerian Agama kabupaten Jepara. Dalam acara tersebut panitia mengundang 10 pondok pesantren di kabupaten Jepara yang dianggap memiliki komitmen dalam mencerdaskan anak bangsa bidang agama. Yang mengikuti di antaranya, PP Darul Falah Amtsilati Bangsri, PP Roudlotul Mubtadiin Balekambang, PP Al Falah Kalinyamatan, PP. Nurul Huda Mantingan, PP. Al Bukhoriyyah Raguklampitan Batealit, PP Daruttauhid Al 'Alawiyyah Potroyudan Jepara dan lainnya. Meskipun ada yang tidak hadir, yaitu dari Mayong dan Kedung, tetapi acara dapat dilaksanakan dengan lancar. Juara paling banyak di peroleh oleh PP Darul Falah Atsilati yang membawa peserta di semua cabang perlombaan. sedangkan kami masih di bawahnya. Kami bersyukur karena bisa mengikuti acara tersebut dan yang membuat kami gembira yaitu dari 12 peserta yang kami ikutkan, 11 diantaranya masuk dalam daftar juara lomba meskipun pada posisi 2 dan 3. Semoga tahun depan kami dapat menjadi lebih baik dan berhara semoga Pondok Pesantren Daruttauhid Al ‘Alawiyyah ini menjadi Ponpes yang terbaik di Jepara. Dan berharap yang lebih baik lagi menjadi pondok pesantren yang terbaik di Jawa Tengan bahkan di Indonesia. Meskipun tidak terbesar di Jepara tetapi kualitas akan kami benahi sehingga bisa bermanfaat di dunia dan di akhirat. amin

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More